Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang disiapkan untuk
menjawab tantangan masa kini dan masa depan. Kurikulum ini
harus dilaksanakan secara optimal, agar mampu menghasilkan
lulusan yang berkualitas yang berdampak pada perubahan
manajemen/pengelolaan budaya sekolah. Pelaksanaan kurikulum
2013 diantaranya dengan menggunakan buku guru dan buku siswa
yang telah disediakan dalam proses pembelajaran. Buku ini
dirancang untuk megarahkan guru dalam mengaktifkan siswa
dalam pembelajaran. Guru dituntut mampu memahami
penggunaan buku guru dan buku siswa agar menjadi bagian dari
target terpenting dalam pelaksanaan kurikulum 2013.
Oleh karena itu guru memiliki peran yang sangat penting dalam
memahami penggunaan buku ini baik di dalam kelas maupun di
luar kelas. Penggunaan buku ini memerlukan kreativitas dan daya
analisis guru secara maksimal agar buku ini berfungsi sebagai
sumber belajar dalam menghasilkan siswa yang berkualitas.
Berdasarkan tuntutan ini, tentu guru dihadapkan dengan beberapa
permasalahan yang harus disikapi secara cepat dan cermat.
Apa sajakah itu?
Berikut ini beberapa permasalahan/kendala yang dirasakan guru dalam memahami dan menggunakan buku guru dan buku siswa pada kurikulum 2013,
antara lain :
1. Kurang waktu untuk siswa.
Buku ini merupakan suplemen
baru bagi guru dan siswa sehingga membutuhkan waktu
dalam mempelajarinya.
2. Keterbatasan pengalaman.
Materi di dalam buku ini
menuntut guru dan siswa berpikir kritis, kenyataannya guru
dan siswa masih memiliki keterbatasan untuk mengkritisi
buku ini.
3. Kurang waktu untuk siswa.
Materi di dalam buku guru dan
buku siswa juga sangat lengkap/padat dalam memberikan
informasi untuk pembelajaran, tetapi kurangnya waktu yang
tersedia dalam membelajarkan buku ini kepada siswa.
4. Kurang sarana prasarana.
Keterlaksanaan buku guru dan
buku siswa dalam proses pembelajaran membutuhkan
sarana dan prasarana pendukung yang memadai. Masalah yang ke-4 ini lah paling berat dirasakan oleh para guru disekolah-sekolah kecil dengan keadaaan sarana dan prasarana yang minim.
5. Dukungan orangtua.
Di beberapa wilayah tertentu para guru
meragukan keterlibatan orangtua dalam proses
pembelajaran, karena mereka harus bekerja atau kurang
peduli terhadap pendidikan.
Permasalahan yang dihadapi guru ini harus ditemukan
alternative/solusi penyelesaiannya, agar guru dapat melaksanakan
tugas dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran dengan
baik. Pada aktivitas pembelajaran ini akan mengarahkan guru
memahami buku guru dan buku siswa melalui analisis terhadap
buku tersebut dengan memperhatikan SKL, KI dan KD.
Menganalisis kecukupan dan kedalaman materi serta strategi
penggunaan buku tersebut. Tujuan analisis ini untuk memastikan
bahwa buku tersebut sudah terbaca secara utuh oleh para guru

0 comments:
Post a Comment