Diagnosa Hasil UKG Matematika SMP

Peningkatan kualitas pendidikan saat ini menjadi prioritas, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Salah satu komponen yang menjadi fokus perhatiannya adalah peningkatan kompetensi guru. Karena memang Peran guru dalam pembelajaran di kelas merupakan salah satu kunci keberhasilan untuk mendukung keberhasilan belajar siswa. Guru yang profesional dituntut mampu membangun proses pembelajaran yang baik sehingga dapat menghasilkan output dan outcome pendidikan yang berkualitas. 
Dalam rangka memetakan kompetensi guru, telah dilaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015 lalu. UKG tersebut dilaksanakan bagi semua guru, baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat seperti saya ini dengan tujuan untuk memperoleh gambaran objektif kompetensi guru, baik profesional maupun pedagogiknya. Hasil UKG tersebur kemudian ditindaklanjuti melalui Program Guru Pembelajar (gurupembelajar.id) sehingga diharapkan kompetensi guru yang masih belum optimal dapat ditingkatkan.
Hasil UKG menunjukkan peta kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan. Peta kompetensi guru tersebut dikelompokkan menjadi 10 (sepuluh) kelompok kompetensi. Tindak lanjut pelaksanaan UKG diwujudkan dalam bentuk pelatihan guru paska UKG melalui program Guru Pembelajar. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai agen perubahan dan sumber belajar utama bagi peserta didik. Program Guru Pembelajar dilaksanakan melalui pola tatap muka, moda daring (Model 1: Daring penuh dengan bimbingan pengampu; Model 2: Daring penuh dengan bimbingan Mentor), dan daring kombinasi (blended) tatap muka dengan online

Syarat Moda Tatap Muka

  1. Hasil UKG-nya menunjukkan terdapat nilai di bawah KCM (kriteria capaian minimal) pada 8 (delapan) - 10 kelompok kompetensi . Jumlah modul yang harus dipelajari sebanyak 8-10 modul  
  2. Semua guru yang bertugas di daerah 3T. 
  3. Guru yang karena pertimbangan geografis dan/atau pertimbangan lain yang disepakati oleh otoritas terkait tidak memungkinkan untuk mengikuti Moda Daring

Syarat Moda Daring

  1. Hasil UKG-nya menunjukkan terdapat nilai di bawah KCM pada 3 (tiga) hingga 7 (tujuh) kelompok kompetensi.
  2. Berada di wilayah yang tersedia akses / jaringan internet 
  3. Bersedia melaksanakan pembelajaran menggunakan moda daring dengan kemauan dan komitmen yang tinggi. 
  4. Syarat Model 1 : Hasil UKG nya memiliki 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) kelompok kompetensi yang nilainya dibawah KCM pada tahun yang berjalan. 
  5. Syarat Model 2 : Hasil UKG nya memiliki  6 (enam) sampai dengan 7 (tujuh) kelompok kompetensi yang nilainya dibawah KCM pada tahun yang berjalan ; lokasi kerja jauh dari lokasi KKG/MGMP yang digunakan sebagai tempat pertemuan tatap muka; guru binaan dari seorang mentor yang memiliki guru binaan kurang dari kuota minimal.
Moda daring Model 1

Moda daring Model 2

Syarat Moda Daring Kombinasi

  1. Hasil UKG nya memiliki 6 (enam) sampai dengan7 (tujuh)  kelompok kompetensi yang nilainya dibawah KCM pada tahun yang berjalan. 
  2. Peserta yang ditetapkan mengikuti GP moda daring kombinasi, namun memiliki kriteria sesuai dengan GP moda daring model 2 dan akan dialihkan, maka wewenang dan tanggungjawab pengalihannya diserahkan kepada UPT
Moda daring kombinasi

Nah karena kemaren Hasil UKG saya masih ada yang berwarna merah (status tidak memenuhi) yaitu pada Matematika KK-F dan Matematika KK-J maka saya termasuk kedalam moda daring penuh. Dan dengan saya mendaftarkan diri di gurupembelajar.id, maka saya mendapatkan modul yang bisa dipelajari secara mandiri ataupun bersama kelompok MGMP. Dengan  modul  ini  diharapkan  program  Guru Pembelajar memberikan  sumbangan  yang  sangat  besar  dalam  peningkatan kualitas kompetensi guru terkhusus bagi saya pribadi. dan akhir kata Mari kita  sukseskan program Guru Pembelajar  ini demi mewujudkan cita-cita kita bersama yakni :

"Guru Mulia Karena Karya".



Share on Google Plus

About Wonkpaket

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment